Investasi Emas Syariah Menguntungkan

Masih banyak masyarakat yang menjadikan emas sebagai pilihan utama dalam melakukan investasi, apalagi karena investasi emas syariah sudah pasti akan menguntungkan. Faktor utamanya adalah karena harga emas akan cenderung naik dari tahun ke tahun. Akan tetapi, sayangnya tidak sedikit dari masyarakat yang masih merasa bingung tentang bagaimana cara memulai investasi ini. Apakah harus dilakukan dengan membeli emas Antam kemudian menyimpannya di brankas? Membeli perhiasan sebanyak-banyaknya lalu disimpan dalam rumah? Secara prinsip, investasi logam mulia ini memang diawali dari membeli emas, menyimpan emas kemudian menjualnya lagi saat harga sudah mulai naik. Selain itu, ada banyak pilihan investasi yang dapat dilakukan.

 

Jika kita masih kesulitan dalam menentukan investasi emas mana yang akan dilakukan, beberapa pilihan di bawah ini mungkin akan membantu. Yang pertama adalah investasi klasik dengan cara membeli koin emas atapun emas batangan. Investasi emas syariah ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala di mana orang-orang kaya akan menimbun emas sebagai harta kekayaan yang nantinya akan diwariskan ke anak cucunya di masa yang akan datang. Seiring dengan perkembangan zaman, minat akan investasi logam mulia ini semakin surut karena adanya instrumen investasi lainnya seperti pasar modal. Namun di beberapa negara tertentu , emas hingga kini masih dipandang sebagai simbol dari kekayaan sehingga permintaannya cukup besar.

 

Cara klasik serta konvensional tersebut ternyata masih difavoritkan oleh sebagian besar masyarakat yang ingin melakukan investasi emas syariah. Selain harga yang terjangkau, likuidnya juga bagus alias akan mudah dijual apabila kita sudah membutuhkan uang tunai. Inilah mengapa banyak investor yang memilih cara ini. Emas akan dijual kembali dalam kurun waktu antara tiga hingga lima tahun saat harga sudah naik. Cara ini juga akan memungkinkan investor emas dalam mendapat keuntungan. Di luar itu, ada sebagian investor yang turut memanfaatkan emas guna keperluan simpanan dalam jangka panjang. Misalnya adalah untuk naik haji atau biaya kuliah anak ke luar negeri. Kelemahannya adalah kita harus memiliki tempat penyimpanan serta asuransi guna mengamankan aset emas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *